Obrolan Pohon Sejak pukul dua belas siang ia hanya memandangi hujan dari balik kaca perpustakaan

Kutipan cerpen untuk soal nomor 1 s.d. 3.

Obrolan Pohon

Sejak pukul dua belas siang ia hanya memandangi hujan dari balik kaca perpustakaan. Tak ada lagi gairah untuk membaca. Sejak tiga jam lalu ia hanya berjalan-jalan di antara rak buku sambil membaca judul-judul buku yang berjajar rapi di rak.

Tak seperti biasanya, kali ini ruang baca sungguh sepi. Hanya ada tiga orang pengunjung perpustakaan yang tenang membaca laksana patung. Sementara tiga pustakawannya enggan beranjak dari tempat duduknya.

Ia merasa enam orang ini tak ada bedanya dengan burung kedinginan di sarangnya. Burung! Hewan terbang itu membuat ia teringat masa kecilnya. Saat hujan, burung yang enggan terbang tak bisa lepas dari bidikan ketapel Rudi, teman masa kecilnya. la sendiri lebih senang menyaksikan hewan itu terbang bebas. Daripada menyakiti burung, saat berburu ia lebih memilih membawakan hasil buruan Rudi.

1. Apakah tema yang diulas dalam kutipan cerpen tersebut?

Jawab:

Tema kutipan cerpen tentang peristiwa yang membangkitkan kenangan masa kecil.


2. Bagaimana isi kutipan cerpen tersebut?

Jawab:

Kutipan cerpen tersebut berisi tentang seorang tokoh yang teringat kenangan masa kecil saat memandang hujan dan suasana yang sunyi di sekitarnya.


3. Tentukan judul puisi yang dapat Anda tulis berdasarkan isi kutipan cerpen tersebut!

Jawab:

Hujan dalam Kenangan

++++++++++++++++++++++++++

Semoga Bermanfaat dan Berkah

Jangan Lupa Belajar Terus

Ingat Cita-Cita, Orang Tua, dan Keluarga

Post a Comment for "Obrolan Pohon Sejak pukul dua belas siang ia hanya memandangi hujan dari balik kaca perpustakaan"