Di industri pengolahan bijih emas, natrium sianida digunakan sebagai agen pelarut untuk
Di industri pengolahan bijih emas, natrium sianida digunakan sebagai agen pelarut untuk melarutkan emas dari bijihnya. Proses ini membutuhkan oksigen agar emas teroksidasi. Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut.
4Au(s) + 8NaCN(aq) + O2(g) + H2O(l) → 4NaAu(CN)2(aq) + 4NaOH(aq)
Selanjutnya, dilakukan proses presipitasi (pengendapan) emas dengan bantuan logam seng sesuai reaksi:
2NaAu(CN)2(aq) + Zn(s) → Na2Zn(CN)4(aq) + 2Au(s)
Jika bijih emas bermassa 42,8 kg menghabiskan 400 L NaCN 1 M, tentukan:
1. kadar emas dalam bijih tersebut
2. persentase hasil jika emas yang diperoleh sebanyak 37 kg (mol Au = 197 g/mol)
Jawab:
Reaksi yang diberikan ini sudah setara jumlah atom-atomnya:
Persamaan 1:
4Au + 8NaCN + O2 + H2O → 4NaAu(CN)2 + 4NaOH
Au di sini sebagai bijih emas.
Persamaan 2:
2NaAu(CN)2 + Zn → Na2Zn(CN)4 + 2Au
a. Menghitung kadar emas dalam bijih.
Berdasarkan perbandingan koefisien persamaan 1 dapat dihitung massa emas (dari bijih) yang habis bereaksi dengan NaCN.
n Au : koefisien Au = n NaCN : koefisien NaCN
n Au = (n NaCN : koefisien NaCN) × koefisien Au
n NaCN = (NaCN) × V NaCN = 1 M × 400 liter = 400 mol
n Au = (n NaCN : koefisien NaCN) × koefisien Au = (400 mol : 8) x 4 = 200 mol
Jadi, massa Au hasil hitung teoretis dapat dihitung menggunakan n Au hasil hitung.
m Au = n Au x Ar Au = 200 mol x 197 g/mol = 39.400 g = 39,4 kg
++++++++++++++++++++++++++
Semoga Bermanfaat dan Berkah
Jangan Lupa Belajar Terus
Ingat Cita-Cita, Orang Tua, dan Keluarga

Post a Comment for "Di industri pengolahan bijih emas, natrium sianida digunakan sebagai agen pelarut untuk"