Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Kearifan Lokal

Perhatikan artikel berikut!

Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Kearifan Lokal

Kearifan lokal merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga identitas budaya suatu masyarakat di tengah laju modernisasi dan globalisasi. Kearifan lokal bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan juga sebuah pandangan hidup yang merangkul kebijaksanaan dan norma-norma yang telah mengakar dalam kehidupan sehari-hari. Kearifan lokal merupakan hasil dari adaptasi berkelanjutan selama bertahun-tahun terhadap lingkungan alam tempat mereka tinggal, kemudian menjadi dasar untuk pandangan hidup yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Kearifan lokal memiliki ciri khas yang dapat diidentifikasi, antara lain sebagai berikut.

  1. Memiliki kemampuan untuk bertahan dari pengaruh budaya luar dan mengendalikannya.
  2. Terdapat benteng pertahanan dari ancaman pengaruh budaya luar.
  3. Dapat mengintegrasikan, menggabungkan, atau membaurkan unsur budaya luar.
  4. Paham mengenai arah perkembangan budaya luar.

Di Indonesia terdapat beragam kearifan lokal yang masih terjaga hingga saat ini, antara lain sebagai berikut.

  1. Lompat batu suku Nias, kegiatan ini bukan sekadar atraksi fisik, melainkan mengandung nilai-nilai penting seperti ketekunan, kedisiplinan, dan semangat juang dalam menghadapi tantangan hidup.
  2. Upacara nangluk merana, merupakan upacara yang diselenggarakan untuk membatasi hama (merana) supaya tidak menjadi liar, tidak merusak, atau mengganggu pertanian dan perkebunan serta diharapkan produksinya akan meningkat.
  3. Masoppo bola, merupakan tradisi gotong royong memindahkan rumah secara bersama-sama oleh masyarakat setempat yang mencerminkan nilai-nilai solidaritas, kebersamaan, dan saling membantu dalam kehidupan masyarakat.

Manakah pernyataan berikut yang sesuai dengan isi artikel tersebut? (Jawaban lebih dari satu)

   A. Kearifan lokal memiliki kemampuan untuk bertahan dari pengaruh budaya luar.

   B. Kearifan lokal dapat mengintegrasikan, menggabungkan, atau membaurkan unsur budaya luar ke dalam budaya asli.

   C. Lompat batu Nias mencerminkan nilai-nilai solidaritas, kebersamaan, dan saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat.

   D. Masoppo bola mengandung nilai-nilai penting seperti ketekunan, kedisiplinan, dan semangat juang dalam menghadapi tantangan hidup.

   E. Upacara rangluk merana merupakan upacara yang diselenggarakan untuk membatasi hama (merana) supaya tidak menjadi liar, tidak merusak, atau mengganggu pertanian dan perkebunan serta diharapkan produksinya akan meningkat.

Pembahasan:

Pernyataan berikut yang sesuai dengan isi artikel tersebut adalah:

A. Kearifan lokal memiliki kemampuan untuk bertahan dari pengaruh budaya luar. (Sesuai dengan poin ciri kearifan lokal nomor 1 dalam artikel).

B. Kearifan lokal dapat mengintegrasikan, menggabungkan, atau membaurkan unsur budaya luar ke dalam budaya asli. (Sesuai dengan poin ciri kearifan lokal nomor 3).

E. Upacara rangluk merana merupakan upacara yang diselenggarakan untuk membatasi hama (merana) supaya tidak menjadi liar, tidak merusak, atau mengganggu pertanian dan perkebunan serta diharapkan produksinya akan meningkat. (Sesuai dengan penjelasan contoh kearifan lokal nomor 2).

Jawaban: A, B, dan E

++++++++++++++++++++++++++

Semoga Bermanfaat dan Berkah

Jangan Lupa Belajar Terus

Ingat Cita-Cita, Orang Tua, dan Keluarga

Post a Comment for "Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Kearifan Lokal"